Manajemen Strategi Penguatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (Studi: Puskesmas Tigo Baleh)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencapai keefektifan program Posbindu penyakit tidak menular di Kota Bukittinggi (Studi Kasus diPuskesmas Tigo Baleh) perlu dibangun manajemen strategi penguatan program tersebut, informan berjumlah 12 orang yang merupakan Kepala puskesmas 1 orang, Pengelola PTM 1 orang, 2 orang masyarakat dan 8 kader kesehatan di Puskesmas Tigo Baleh. Informan ditentukan dengan menggunakan Purposive sampling yaitu memilih sampel dari populasi dengan pertimbangan dapat memberikan informasi yang lengkap dan valid yang merupakan sampel terbaik menjadi responden penelitian.

Hasil Penelitian di Puskesmas Tigo Baleh tentang pelaksanaan  program pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular adalah  Jumlah tenaga pelaksana masih belum mencukupi dan kader belum pernah dilatih oleh Dinas kesehatan hanya dilatih oleh perawat puskesmas, sarana dan prasarana operasional masih  belum memadai, biaya operasional untuk pelaksanaan posbindu PTM masih kurang, kurangnya  partisipasi pemangku kepentingan untuk ikut dalam kegiatan, Kurang keterlibatan pihak lain seperti camat,lurah atau RW dan RT untuk menggerakkan masyarakat. Pelaksanaan rujukan bagi masyarakat telah dilakukan, pencatatan dan pelaporan telah dilakukan setiap bulan,  monitoring  dan evaluasi program posbindu PTM sudah dilakukan, Hambatan dalam pelaksanan adalah minimnya biaya  operasional, keterbatasan sarana dan prasarana, tenaga kader yang agak kurang, kader yang belum terlatih, kurang  antusiasnya masyarakat. Bila analisis secara ilmu ekonomi dan manajemen, penyebaran penyakit bisa menyebabkan terganggunya pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan ekonomi masyarakat.

PDF

References

Andriansyah, A. (2019). Peranan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Sadan Penjamin Jaminan Sosial pada Kecamatan Palmerah Jakarta Barat. SPEKTRUM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 14(2).
Andrianto, P., & Nursikuwagus, A. (2017). Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Web di Puskesmas. Seminar Nasional Komputer Dan Informatika, 6.
Anita.B, Febriawati.H, Y. (2019). Puskesmas dan Jaminan Kesehatan Nasional (C. 1 (ed.)). Deepublish.
Artikasari, S. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Disfagia Di Ruang Mina Dan Babusalam Rumah Sakit Islam Klaten. STIKES Muhammadiyah Klaten.
Budiharto, M., & Kosen, S. (2019). Peranan Farmako-Ekonomi Dalam Sistem Pelayanan Kesehatan Di Indonesia.
Calundu, R. (2018). Manajemen Kesehatan (Vol. 1). SAH MEDIA.
Eprilianto, D. F., Sari, Y. E. K., & Saputra, B. (2019). Mewujudkan Integrasi Data Melalui Implementasi Inovasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Teknologi Digital. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 4(1), 30–37.
Hikmah, F., Wijayanti, R. A., & Hidayah, N. (2018). Analisis Kualitatif Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Diare Akut Balita Di Rumah Sakit Islam Masyithoh Bangil Kabupaten Pasuruan Tahun 2016. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 6(2), 104–117.
Kemenkes, R. I. (2012). Sistem kesehatan nasional. Tersedia Dari: Http://Www. Depkes. Go. Id/Index. Php/Berita/Info-Umum-Kesehatan/593-Sistem-Kesehatannasional. Html [Diakses Tanggal: 8 Maret 2013].
Kemenkes, R. I. (2013). Riset kesehatan dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan.
Kemenkes, R. I. (2014). Penyakit tidak menular. Buletin Jendela Data & Informasi Kesehatan, 2(2).
Mashdariyah, A., & Rukanah, R. (2019). Peran Masyarakat Dalam Kegiatan POSBINDU PTM Di Kelurahan Lumpur Kabupaten Gresik Tahun 2019. Jurnal Kebidanan Midwiferia, 5(2), 1–11.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif.
Nasfi, Rahmad, S. (2020a). Effect of Education, Training, Motivation And Work Satisfaction on Banking Organization Commitments. Jurnal Ipteks Terapan, 14(1). https://doi.org/10.22216/jit.2020.v14i1.5139
Nasfi, Rahmad, S. (2020b). Pengaruh Diklat Kepemimpinan dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Koperasi UMKM Provinsi Sumatera Barat. Al-Fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 11–28. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31958/jaf.v8i1.2025
Nasfi, N. (2020). Pengembangan Ekonomi Pedesaan Dalam Rangka Mengentasan Kemiskinan Di Pedesaan. Jurnal EL-RIYASAH, 11(1), 54–66. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/jel.v11i1.8818
Purnamasari, N. K. A., Muliawati, N. K., & Faidah, N. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Masyarakat Usia Produktif Dalam Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM). Bali Medika Jurnal, 7(1), 93–104.
Rahmad, R., Sabri, S., & Nasfi, N. (2020). Pengaruh Faktor Pribadi, Organiasi dan Non Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi Karyawan Pada PT. PLN Area Bukittinggi. Jurnal Apresiasi Ekonomi, 8(1), 142–152. https://doi.org/https://doi.org/10.31846/jae.v8i1
Remais, J. V, Zeng, G., Li, G., Tian, L., & Engelgau, M. M. (2013). Convergence of non-communicable and infectious diseases in low-and middle-income countries. International Journal of Epidemiology, 42(1), 221–227.
Shilton, T., Champagne, B., Blanchard, C., Ibarra, L., & Kasesmup, V. (2013). Towards a global framework for capacity building for non-communicable disease advocacy in low-and middle-income countries. Global Health Promotion, 20(4_suppl), 6–19.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Dan R&D. Bandung. Penerbit: CV Alfa Beta.
Swarjana, I. K., & SKM, M. P. H. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Penerbit Andi.
Trisnantoro, L. (2018). Memahami penggunaan ilmu ekonomi dalam manajemen rumah sakit. UGM press.
Umayana, H. T., & Cahyati, W. H. (2015). Dukungan keluarga dan tokoh masyarakat terhadap keaktifan penduduk ke posbindu penyakit tidak menular. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 96–101.
Yarmaliza, Y., & Zakiyuddin, Z. (2019). Pencegahan Dini Terhadap Penyakit Tidak Menular (Ptm) Melalui Germas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(3), 93–100.
Yunus, E. (2016). Manajemen Strategis. Penerbit Andi.
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.